Hey. Hello. Ohh. Oke.
Sorry to be so very long long
time not to write on you. Bukan nggak mau berbagi, tapi kerja, liputan, riset,
politik kantor, that’s so much “aaarrrgghhh” things yang harus diutamakan.
Bukan berarti pas lagi bosen baru mulai nulis lagi juga lho.
Well, seminggu.. ehmmm, sebulan..
ehm, oke i don’t know exactly sebenarnya udah berapa lama aku merasa bosan tak
terhingga. Duduk di kantor, kerja, nulis naskah dan segala tetek bengek
produksi, lalu pulang ke kosan lagi. Pagi berangkat ke kantor, malam pulang
kosan lagi. Everyday. Arrrrggghhh, enough.
Tiap hari penuh rutinitas yang
akhirnya menjebak aku dengan “zonk moment” berkepanjangan.
Who am I? Secara sadar aku tau
gimana caranya nulis naskah, riset, syuting hingga editing tapi saat dikasih
pertanyaan, “could you please describe yourself?”
Ohhh, nooooo...
Aku itu siapa? Mau apa? Punya
mimpi apa?
Suatu hal yang nggak disadari,
aku jatuh makin dalam ke sebuah suasana “gue nggak bisa move on”. Entah karena
apa.
Aku yakini, pasti ada dalam daur
hidup manusia ia bimbang. Bukan karena orang lain telah berlari menemukan jati
dirinya dan ia belum. Tapi karena tanpa aku mungkin juga kita sadari, kita
sebenarnya tidak berada di tempat yagn tepat, meskipun tempat ini merupakan
bagian dari mimpi kita.
Comments